Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Menjadi Khatib

Menjadi Khatib karya Moch. Akbar Maulana Aku adalah seorang ulama. Namaku cukup terkenal di lingkungan Desa Mindini. Aku biasa menjadi khatib shalat jum'at di Masjid Terbesar di Desa ini. Setiap hari, aku selalu menyiapkan naskah khutbah seorang diri. Dengan mencontek dari buku kumpulan ceramah. yang biasa aku beli di toko buku dekat pasar. Kini, aku sudah memiliki cukup banyak bahan naskah khutbah shalat jum'at. Aku siap menjadi khatib. Suatu jum'at yang terik, aku bersiap. Aku sedang berada di rumahku. Rumah paling besar di Desa Mindini. Aku memang termasuk keluarga terpandang di Desa ini. mungkin, karena ulama terpandang, orang selalu menaruh hormat dan memberikan rezeki kepada kami. mereka selalu mengirimkan makanan, atau barang sebagai wujud terimakasih. Selesai mandi, aku masuk kamar, aku menggunakan pakaian muslim terbaik, warna putih porselen, sebening salju. Menggunakan sarung buatan luar negeri, tebal dan menghangatkan. Tak lupa peci hitam mengkilap, seperti...

Pandangan Awal Tahun

Sepertinya tahun 2018 tidak membuat saya berbeda. Saya akan prediksi ke depannya tahun 2018 seperti tahun 2017 yang lalu. Karena, di awal tahun, saya masih tidak tumbuh sebagai seseorang. Menjadi baik dan komitmen terhadap sesuatu. Saya masih terdampar, terombang-ambing di lautan, tak tahu tujuan. Padahal umur mau mendekati 25 tahun, kalau istilah sekarang hari perak. Ada harapan, ada kekhawatiran, namun kekhwatiran saya lebih besar sekarang ini daripada harapan saya. Apa ada yang salah? Tak bisakah saya memulai dari diri sendiri? Ternyata tak semudah itu.