PARA PERASUK
Waktu pertama kali rilis, Para Perasuk adalah salah satu film yang mencuri perhatian masyarakat. Menggabungkan dunia mistis dan keserakahan korporasi di sebuah desa sebagai premis menjadi salah satu daya tarik. Sutradara Wregas Bhanuteja yang terkenal dengan film Penyalin Cahaya, film peraih penghargaan, juga menjadi salah satu alasan lainnya. Lalu kemudian aku baru menontonnya beberapa hari lalu di Netflix.
Film ini bercerita tentang seorang Bayu, yang diperankan oleh Angga Yunanda dengan kualitas akting yang tidak konsisten. Ia adalah seorang perasuk dalam pesta sambetan (sebuah pesta yang diadakan dengan cara menampilkan adegan para warga masuk ke dalam dunia "roh"). Bayu adalah seorang perasuk di salah satu grup kecil; suatu hari grup pusat sedang mencari perasuk baru untuk membeli tanah tempat mata air yang berisi roh di Desa Latas (sebagai latar tempat) sebelum PT Wanaria mengambil alih mata air tersebut untuk dijadikan perumahan. Bayu tertarik untuk menjadi perasuk karena ia tidak mau tinggal di Jakarta, hidup susah, dengan bapaknya yang mantan pencopet ketangkap, yang ditawari merantau di Jakarta bersama perempuan yang diyakini disukai bapaknya. Rumah Bayu juga harus dijual karena tidak dimiliki sepenuhnya oleh bapaknya. Dengan kondisi tersebut, Bayu dengan gigih berjuang menjadi perasuk.
Di sisi lain, ada perempuan bernama Laksmi. Seorang yang menjadi pelamun sebagai cara keluar atau eskapisme dari trauma di dunia nyata. Ia merasa damai berada di alam sambet. Mereka berdua bersama-sama berlatih menjadikan Bayu menjadi perasuk di sanggar pusat.
Film ini menampilkan visual yang menarik; deskripsi gambar alam roh menampilkan humor yang lucu karena Bayu yang belum mahir sebagai perasuk. Berbagai penampilan alam roh yang absurd akibat imajinasi Bayu membuat aku tertawa.
Secara cerita, seperti kebanyakan film Indonesia. Pilihan konklusi yang digunakan menurutku terlalu dramatis. Usaha untuk membuat ceritanya membuat penonton menangis.
Konklusinya menghasilkan suatu diskursus yang tidak mengenakkan buatku. Saat ia memilih membuat Wanaria tetap ada, kemudian Wanaria tetap melanjutkan usahanya. Bayu memilih merangkul orang yang menggusur dan merusak pesta mereka.
Komentar
Posting Komentar