Postingan

RESENSI MANIAK (esai dari pagina ke pagina) - Hernadi Tanzil

https://x.com/_Akbar_Maulana/status/2074125925122445586?s=20 Resensi adalah ihwal awal untuk membuka gerbang membaca. buku ini disarikan dari blogspotnya beliau yang beralamat di bukuygkubaca(dot)blogspot(dot)com. buku ini memiliki subjudul esai dari pagina ke pagina yang bermakna menurut KBBI adalah esai dari halaman buku ke halaman buku. buku ini dibagi tiga sub tema, metabuku yaitu buku yang membicarakan tentang buku, sastra indonesia yang memuat buku karya penulis indonesia dan sastra terjemahan karya penulis dunia. buku ini secara garis besar, berisi resensi yang sesuai dengan kaidah resensi yang biasa diajarkan oleh guru dalam pelajaran bahasa indonesia formal, yaitu dengan struktur yang terdiri dari identitas buku, kemudian sinopsis isi buku, lalu penilaian tentang isi buku baik kelebihan dan kekurangan tentang isi buku maupun luaran buku seperti kualitas cetak, pemilihan font, keterbacaan dan kualitas terjemahan. juga terdapat tanggapan masyarakat tentang buku tersebut, dan bag...

PETANG PANJANG DI CENTRAL PARK - BONDAN WINARNO

saat kamu berpikir bahwa bondan winarno adalah pakar kuliner, mari kita lupakan itu sejenak dan bahas salah satu bukunya yang berjudul Petang Panjang di Central Park.  Buku Petang panjang di central park adalah satu-satunya buku kumpulan cerpen pak Bondan Winarno. Buku ini merangkum cerpen-cerpen pak bondan yang memenangkan sayembara dan dimuat di koran kompas. Buku ini disusun secara kronologis berdasarkan urutan terbit di media atau memenangkan sayembara. ini adalah buku yang menceritakan perjalanan pak bondan di sela-sela pekerjaannya sebagai wartawan. beberapa cerita di dalamnya juga menggunakan POV seorang wartawan atau yang berkaitan dengannya. sebenarnya cerpen ini menarik bagi saya, tetapi belum tentu buat kamu. kenapa begitu? karena cerpen ini memiliki kekuatan pada kemampuan narasinya yang mengalir lancar, bagi kamu yang doyan bermain dengan kata dan bahasa, berindah-indah dalam bertutur, cerpen ini tidak cocok dengan kamu. bagi saya sendiri, cerpen ini membuat saya memah...

terburu-buru

Aku lupa caranya menulis rapih. Kalimatku berantakan. Paragrafku tak beraturan.  Sejak kau pergi meninggalkanku. Kata dan kalimat seperti tercekat dalam tenggorokanku. Aku tak bisa berkata apa-apa. Menuliskannya saja aku tidak bisa. Kamu tidak memperhatikanku. Di sudut matamu, kamu lebih asyik memperhatikan orang yang berlalulalang. Kamu seperti membayangkan jadi seperti mereka, terburu-buru mengejar waktu.  "Kenapa sih orang selalu terburu-buru", katamu! "Aku tidak tahu. Mungkin mereka takut kehilangan kesempatan. Seperti kesempatan mendapatkan cintamu." Kataku, Menatapmu. "Kamu tidak harus terburu-buru. Kalem. Sesuatu yang tergesa-gesa tidak baik juga. Aku masih trauma". Seperti orang yang berlalulalang, pikiranku melayang kemana mana. Tentang dosa, tergesa-gesa, dan terburu-buru. Aku jadi teringat, tentang masa laluku. Semuanya terburu-buru. Aku lupa menikmati waktu. Menikmati pemandangan. Menikmati saat saat bersama. Mensyukuri dan meresapi sesuatu yan...

Perempuan dan gelap

Daripada kau melamun, karena pacarmu hanya membaca tanpa membalas pesanmu, lebih baik kau dengarkan ceritaku. Aku mau menceritakan kepadamu tentang gelap dan perempuan. Asti, pekerja seni, 24 tahun, merenung seumpama peran yang biasa ia lakukan. Peran antagonis yang mengubah hidupnya. Hidupnya yang terang berubah menjadi gelap. Perubahan itu akibat wajahnya yang memiliki kesan jahat seperti singa yang mengaum. Singa adalah raja hutan, asti juga seorang ratu. Ia memiliki anak buah yang membantunya. Anak buahnya memiliki peran yang berbeda. Ada yang berperan mengambil air minum, mengambil makanan sekaligus menyuapinya, hingga ada yang berperan memastikan tidak ada kotoran di sela kuku, dalam telinga, dan mulutnya. Sebagai pekerja seni sekaligus ratu, tentu saja asti biasa menelan pil pahit. Biasanya dari ketidakterimaan penggemarnya. Memang, kekayaan selalu menghadirkan efek buruk. Kecemburuan. Namun, ia tetap lapang dada. Ia tahu mereka tak mengenal dirinya. Jadi ia tetap dengan ...

merancap

kau terlalu sering merancap. bikin malu saja, ujar temanku. aku bisu. gigi putih terasa dingin. tubuh menjadi kaku. tak bergerak meski gerakan minor. memalukan jika kau ketahuan sedang merancap. maksudku, bila kau memang tak percaya dosa, kau bisa berzina jika kau mau. kau terlalu feminis. aku mengelap air maniku. kata-kata temanku masih tergiang dalam otak. aku feminis.  hei, kau harus menghormati perempuan. jika kau mau, kataku. apa yang tidak menghormati perempuan dari sebuah kesepakatan bersama? kau terlalu lembek. seperti manimu. aku menikmati selama ini, sebelum kau datang memergokiku. sesungguhnya aku sekarang ingin membunuhmu. 

Perhatianmu

apapun yang meninggalkanmu. hanya akan menjadi tempat singgah. tidak akan menetap di sana. pasti kembali padamu. seharusnya tak ada rasa jenuh. seharusnya tak ada rasa malas. seharusnya  tak ada rasa lelah. jika kamu mencintainya. namun tidak semudah itu. cinta bisa jadi perlu jeda. jeda bisa jadi singgah. berhenti sebentar di tempat yang baru. ruang yang dipenuhi raung. tempat untuk merenung dan mempertanyakan. bahwa kamu seperti rumah. tempat aku berhenti. menetap dan berkeluh kesah. aku rasa memang betul, pesona rumah memang seperti kamu. tak pernah pergi, menungguku dengan sabar hingga setelah aku berhenti berkelana mengejar hal yang fana. kamu masih berdiri depan pintu. memberikan senyum terbaikmu. menyiapkan bahu untuk aku bersandar. mendengarkan kisahku. sesal dan kegagalan hidup. mungkin saja. semua ini terjadi karena aku mengabaikanmu. perhatianmu yang tak aku dengarkan. aku rasa, salah itu terjadi. aku tak mau dikenal seperti itu. aku mulai dari awal. aku titi lan...

Merasa Dicintai

Di antara sejuta hal yang dirindukan dari memiliki pasangan, selain tentu saja bercinta, itu adalah perasaan dicintai. Merasa dicintai bagi seseorang berego tinggi adalah makanan yang tak pernah bikin kenyang. Ia akan selalu makan hingga ketergantungan. Dari hal tadi, kita bisa belajar menyadari   bahwa menikmati cerita romantis itu perlu. Ia mengajarkan banyak hal seperti melembutkan hati, meneguhkan keyakinan, dan tentu saja, keinginan bercinta. Dengan pilihan hidup yang serupa mesin. Menyala ketika ditekan. Tentu kita perlu sedikit mengingat tentang menikmati hidup. Mesin yang terus menyala akan kelelahan juga. Lain kali jika kita bertanya, bagaimana bisa hidup ini dimulai dari perasaan kesepian? Tentu saja bisa, dengan membaca cerita tentang kesepian orang lain.